Jumat, 02 September 2011

"

Mata Lalat Menginspirasi Kamera Pendeteksi Gerak

Tangkap lalat dan letakkan matanya di bawah mikroskop. Struktur matanya menjadi inspirasi para ilmuwan untuk mengembangkan kamera video pendeteksi gerakan, sistem detektor target untuk peralatan militer, maupun radar.

Sebab, mata seekor lalat diketahui mampu melihat gerakan objek dengan jelas di antara benda-benda lain yang berada di sekitarnya. Hal tersebut dapat dilakukan karena serangga tersebut dapat menyatukan gambaran suatu objek yang mendapatkan tingkat pencahayaan berbeda-beda. Kamera konvensional umumnya hanya bersandar pada satu tingkat pencahayaan.

Misalnya, melihat gerakan seseorang di antara rerimbunan pohon. Dengan memfokuskan pandangan di sekitar gerakan, mata lalat dapat melihat perpindahan objek secara utuh.
- Mata Lalat Menginspirasi Kamera Pendeteksi Gerak
"
"

Mengapa langit berwarna biru?

Atmosfir bumi mengandung molekul gas kecil dan partikel (butiran) debu. Sinar matahari yang memasuki atmosfir tersebut bertemu dengan molekul gas dan partikel debu tadi. Warna sinar yang memiliki gelombang sinar lebih panjang seperti merah dan kuning, dapat melewati dan menembus molekul gas dan debu tadi. Tetapi warna biru yang memiliki gelombang sinar lebih pendek dipantulkan kembali ke atas atmosfir. Itulah mengapa langit terlihat berwarna biru. Prinsip yang sama berlaku juga dengan air di laut atau danau yang terlihat berwarna biru.

- Mengapa langit berwarna biru?
"
"

7 Misteri Wanita yang Sulit Dimengerti

1. Nangisuitis


Akibat terlalu sensitif. Gejalanya bibir cemberut, mata kedip-kedip. Efek sampingnya mata bengkak, saputangan banjir, hidung meler, bawaannya ngurung diri atau terkena penyakit Curhatitis A.
Penyakit ini bisa diobati dengan obat Tegaridol, OBH (Obat Berhati Hamba).

2. Curhatitis


Bawaannya ingin di dengarkan terus, Efek samping rahasia orang bisa bocor, terkena Nangisuitis.Penyakit ini bisa diarahkan positif jika ia bercuhatitisnya ke orang yang tepat, apalagi sama Tuhan...

3. Shooping Syndrome


Gejalanya pengen jalan mulu, mata melotot, Efek sampingnya lidah ngiler, dompet jadi tipis. Jika sudah masuk stadium 4 (parah banget) dompet cowoknya ikut tipis.
Coba minum hematcold atau tablet PD (Pengendalian Diri).


4. Cerewetisme


Lebih parah dari Curhatitis B, tidak mengandung titik koma. Efek samping muncrat, telinga panas , dada cowoknya bisa jadi lebih halus karena sering mengelus.
Lebih cepat segera diredakan.

5. Lamanian Dandanitos


Pengennya diem depan cermin. Tangan kiri gatel-gatel pengen pegang sisir, tangan kanan kram-kram pengen teplok-teplok pipi pake bedak. Efek samping: menor, telat, cowoknya berkarat, gak kebagian makanan. Minum segera Sari Bawak (Bagi Waktu) dan Taperi (tambah percaya diri). Buat cowok minum Toleransikipil 230 sendok sehari sesudah dan sebelum mandi.

6. Cemburunotomy


Gejala muka lonjong, tangan mengepal, alis menukik.
Coba cegah dengan obat sirup prasangka baik tiga sendok sehari, Pil pengertian dan tablet selidiki dahulu.

7. Ngambekilation


Gejala hampir sama dengan Cemburubotomy.
Minum Sabaron dan Bersyukurinis.

Sumber: http://www.tahukahkamu.com/2011/08/7-misteri-wanita-yang-sulit-dimengerti.html#ixzz1Ws806hJw
- 7 Misteri Wanita yang Sulit Dimengerti
"
"

grafitti 3D






























- grafitti 3D
"
"

Graffiti Islami Ala Barat


Banyak cara untuk mengekspresikan suatu keindahan salah satunya dengan lukisan. Tapi lukisan yang satu ini cukup berbeda dengan apa yang biasa kita lihat.
Lukisan dinding dengan warna-warna cerah dihiasi dengan garis-garis lengkung, komposisi warna yang tidak beraturan dengan tulisan menggunakan huruf-huruf kapital yang di beri bentuk-bentuk tidak lazim. Kalimat yang ditulis“Remember GodFeed the Poor atau Free Gaza” serta ditulis dengan huruf Arab di sisi atas dan bawahnya dan inilah yang disebut 'Graffiti Islam'.
Kita bisa melihat lukisan graffiti dengan pesan-pesan Islami ini di dinding yang ada di Melbourne, Burnley atau papan iklan yang ada di kawasan Bronx.
Seorang seniman muslim bernama Muhammad Ali – 30 tahun- dari Birmingham Inggris telah menciptakan suatu seni lukis jalanan dengan pesan-pesan Islami yang diambil dari kaligrafi Quran serta memadukannya dengan bentuk dan warna-warna pop.
Misi yang ingin disampaikan Ali dalam setiap lukisan graffitinya adalah mempromosikan budaya dialog dan menciptakan perdamaian dunia melalui lukisan graffiti dengan pesan-pesan relijius.
“Anda tidak akan menemukan seorang anak muda – hitam, putih, Muslim, Kristen atau Yahudi yang sorot matanya tidak akan berbinar kita anda menyebut graffiti,” kata Ali – yang baru-baru ini menerima penghargaan dan memenangkan“South Bank Show's Arts' Council Diversity Award” pada Januari lalu.
Dipengaruhi oleh nilai-nilai keimanan Muslim yang dimilikinya, Ali tidak berusaha untuk “berkhotbah” secara langsung, pemilihan kata-kata dari Al-Quran atau Hadits – menurutnya dapat dimengerti oleh semua orang yang beriman maupun tidak.
Di Melbourne misalnya – Ali membuat lukisan graffiti untuk penghematan air – sebuah pesan khusus yang ingin dia sampaikan berkaitan dengan kekeringan yang tengah melanda – dengan sebuah perkataan dari Nabi Muhammad,” Apa yang aku katakan bahwa air hujan akhirnya datang dari Allah”, sebuah pesan yang telah ada sejak 1400 tahun lalu dan masih relevan sampai sekarang.
Dia berpikir secara cermat tentang di mana dia akan menempatkan ayat-ayat suci dalam setiap lukisan graffitinya. “Jika ayat-ayat suci itu akan muncul di dinding, saya akan membuat lukisan graffiti di tempat yang tinggi untuk menghindari kemungkinan orang melukis kembali yang telah saya lukis atau orang akan mengencingi lukisan tersebut.”
Menjadi seorang pelukis jalanan ilegal sejak remaja, Ali kembali ke Islam, sebuah kepercayaan dari keluarga besarnya yang ada di Bangladesh.
“Islam tidak sekedar duduk dalam ruangan untuk beribadah sepanjang hari,” kata Ali.
“Banyak dari masyarakat Muslim yang menjadi taat dalam beragama menolak dan meninggalkan segala sesuatu yang berasal dari masa lalu, terutama jika hal itu dipandang terlalu kebarat-baratan,” ia menjelaskan.”Saya rasa graffiti tidak bertentangan dengan keimanan. Menulis dan melukis sesuatu yang indah sesuai dengan seni dalam pandangan Islam.”
Apakah semua semua seni haram – terlarang untuk umat Islam?”Tidak,” kata Ali. “Nabi Muhammad SAW telah mengajarkan kita bahwa penggambaran yang bersifat figuratif dan dijadikan berhala sebagai simbol ibadah sebaiknya dihindari dan terlarang bagi umat Islam. Tetapi Nabi Muhammad tidak pernah menghalangi jiwa kreatif setiap orang selagi tidak bertentangan dengan Islam.
Berkunjung ke sebuah mesjid, dan anda akan melihat dekorasi kaligrasi Islam di dinding mesjid, Ali menjelaskan. Dan banyak kaum muslimin yang memiliki lukisan kaligrafi yang tergantung di dinding rumah mereka. “ Dan sekarang banyak umat Islam yang lupa untuk mengekspresikan karya seni kreatifnya dengan firman Allah.
Untuk menghindari kesenjangan budaya antara budaya Islam dan barat, Ali telah sering di undang untuk membuat lukisan dinding yang berupa graffiti dan memberikan seminar tentang hal itu di sekolah-sekolah yang ada di Amerika, Australia dan Canada dan respon positif banyak yang dia dapat dari kegiatan yang ia lakukan tersebut. Walau ada juga kesalahpahaman yang dia terima.
Di Chicago dalam kunjungannya ke dewan kesenian yang ada di sana, dia pernah diminta untuk menghentikan lukisan dinding yang sedang ia buat oleh pihak pemadam kebakaran lokal. Mereka menganggap tulisan Arab yang dia lukis merupakan representasi dari kejadian menara kembar 911. (fq/to)
- Graffiti Islami Ala Barat
"
"

Sejarah GRAFFITI di Dunia

Grafiti (juga dieja graffity atau graffiti) adalah coretan-coretan pada dinding yang menggunakan komposisi warna, garis, bentuk, dan volume untuk menuliskan kata, simbol, atau kalimat tertentu. Alat yang digunakan pada masa kini biasanya cat semprot kaleng. Sebelum cat semprot tersedia, grafiti umumnya dibuat dengan sapuan cat menggunakan kuas atau kapur.



Sejarahnya Kebiasaan melukis di dinding bermula dari manusia primitif sebagai cara mengkomunikasikan perburuan. Pada masa ini, grafitty digunakan sebagai sarana mistisme dan spiritual untuk membangkitkan semangat berburu.
Perkembangan kesenian di zaman Mesir kuno juga memperlihatkan aktivitas melukis di dinding-dinding piramida. Lukisan ini mengkomunikasikan alam lain yang ditemui seorang pharaoh (Firaun) setelah dimumikan.

Kegiatan grafiti sebagai sarana menunjukkan ketidak puasan baru dimulai pada zaman Romawi dengan bukti adanya lukisan sindiran terhadap pemerintahan di dinding-dinding bangunan. Lukisan ini ditemukan di reruntuhan kota Pompeii. Sementara di Roma sendiri dipakai sebagai alat propaganda untuk mendiskreditkan pemeluk kristen yang pada zaman itu dilarang kaisar.



Grafiti pada zaman modern Adanya kelas-kelas sosial yang terpisah terlalu jauh menimbulkan kesulitan bagi masyarakat golongan tertentu untuk mengekspresikan kegiatan seninya. Akibatnya beberapa individu menggunakan sarana yang hampir tersedia di seluruh kota, yaitu dinding.
Pendidikan kesenian yang kurang menyebabkan objek yang sering muncul di grafiti berupa tulisan-tulisan atau sandi yang hanya dipahami golongan tertentu. Biasanya karya ini menunjukkan ketidak puasan terhadap keadaan sosial yang mereka alami.

Meskipun grafiti pada umumnya bersifat merusak dan menyebabkan tingginya biaya pemeliharaan kebersihan kota, namun grafiti tetap merupakan ekspresi seni yang harus dihargai. Ada banyak sekali seniman terkenal yang mengawali karirnya dari kegiatan grafiti.



Fungsi grafiti
* Bahasa rahasia kelompok tertentu.
* Sarana ekspresi ketidak puasan terhadap keadaan sosial.
* Sarana pemberontakan.
* Sarana ekspresi ketakutan terhadap kondisi politik dan sosial.

Hukum Pada perkembangannya, grafiti di sekitar tahun 70-an di Amerika dan Eropa akhirnya merambah ke wilayah urban sebagai jati diri kelompok yang menjamur di perkotaan. Karena citranya yang kurang bagus, grafiti telanjur menjadi momok bagi keamanan kota. Alasannya adalah karena dianggap memprovokasi perang antar kelompok atau gang. Selain dilakukan di tembok kosong, grafiti pun sering dibuat di dinding kereta api bawah tanah.

Di Amerika Serikat sendiri, setiap negara bagian sudah memiliki peraturan sendiri untuk meredam grafiti. San Diego, California, New York telah memiliki undang-undang yang menetapkan bahwa grafiti adalah kegiatan ilegal. Untuk mengidentifikasi pola pembuatannya, grafiti pun dibagi menjadi dua jenis.

Gang graffiti Yaitu graffiti yang berfungsi sebagai identifikasi daerah kekuasaan lewat tulisan nama gang, gang gabungan, para anggota gang, atau tulisan tentang apa yang terjadi di dalam gang itu.

Tagging graffiti Yaitu jenis graffiti yang sering dipakai untuk ketenaran seseorang atau kelompok. Semakin banyak graffiti jenis ini bertebaran, maka makin terkenallah nama pembuatnya. Karena itu grafiti jenis ini memerlukan tagging atau tanda tangan dari pembuat atau bomber-nya. Semacam tanggung jawab karya.
- Sejarah GRAFFITI di Dunia
"
"

Seni dan Gaya Penulisan Kaligrafi


Penulisan kaligrafi merupakan salah satu bentuk keindahan Alquran yang disebut juga seni menulis indah . Kaligrafi diciptakan dan dikembangkan oleh kaum Muslim sejak kedatangan Islam. Dibandingkan seni Islam yang lain, kaligrafi memperoleh kedudukan yang paling tinggi dan merupakan ekspresi semangat Islam yang sangat khas. Oleh karena itu, kaligrafi sering disebut sebagai 'seninya seni Islam' (the art of Islamic).
Meski karya kaligrafi identik dengan tulisan Arab, kata kaligrafi itu sendiri berasal dari bahasa Yunani (Kalios: indah dan graphia: tulisan). Sementara itu, bahasa Arab mengistilahkannya dengan khatt (tulisan atau garis) yang ditujukan pada tulisan yang indah (al-kitabah al-jamilah atau al-khatt al-jamil).
Akar kaligrafi Arab sebenarnya adalah tulisan hieroglif Mesir, yang kemudian terpecah menjadi "khatt Feniqi" (Fenisia), Arami (Aram), dan Musnad (kitab yang memuat segala macam hadits). Menurut al-Maqrizi, seorang ahli sejarah abad ke-4, tulisan kaligrafi Arab pertama kali dikembangkan oleh masyarakat Himyar (suku yang mendiami Semenanjung Arab bagian barat daya sekitar 115-525 SM). Musnad merupakan kaligrafi Arab kuno yang mula-mula berkembang dari sekian banyak jenis khatt yang dipakai oleh masyarakat Himyar. Dari tulisan tua Musnad yang berkembang di Yaman, lahirlah khatt Kufi.
Sebagai seni tulis yang melahirkan karya artistik yang bermutu tinggi, kaligrafi memiliki aturan dan teknik khusus dalam pengerjaannya. Bukan hanya pada teknik penulisan, tetapi juga pada pemilihan warna, bahan tulisan, medium, hingga pena. Secara teknis kaligrafi juga sangat bergantung pada prinsip geometri dan aturan tentang keseimbangan. Aturan keseimbangan ini secara fundamental didukung oleh huruf alif dan titik yang menjadi penanda dan pembeda bagi beberapa huruf Arab. Meski dalam perkembangannya muncul ratusan gaya penulisan kaligrafi, tidak semua gaya tersebut bertahan hingga saat ini. Ada sembilan gaya penulisan kaligrafi yang populer yang dikenal oleh para pecinta seni kaligrafi.

Jenis Kaligrafi Kufi
1. Kufi
Gaya penulisan kaligrafi ini banyak digunakan untuk penyalinan Alquran periode awal. Karena itu, gaya Kufi ini adalah model penulisan paling tua di antara semua gaya kaligrafi. Gaya ini pertama kali berkembang di Kota Kufah, Irak, yang merupakan salah satu kota terpenting dalam sejarah peradaban Islam sejak abad ke-7 M. Gaya penulisan kaligrafi yang diperkenalkan oleh Bapak Kaligrafi Arab, Ibnu Muqlah, memiliki karakter huruf yang sangat kaku, patah-patah, dan sangat formal. Gaya ini kemudian berkembang menjadi lebih ornamental dan sering dipadu dengan ornamen floral

Gaya Kaligrafi Tsuluts
2. Tsuluts
Seperti halnya gaya Kufi, kaligrafi gaya Tsuluts diperkenalkan oleh Ibnu Muqlah yang merupakan seorang menteri (wazii) di masa Kekhalifahan Abbasiyah. Tulisan kaligrafi gaya Tsuluts sangat ornamental, dengan banyak hiasan tambahan dan mudah dibentuk dalam komposisi tertentu untuk memenuhi ruang tulisan yang tersedia. Karya kaligrafi yang menggunakan gaya Tsuluts bisa ditulis dalam bentuk kurva, dengan kepala meruncing dan terkadang ditulis dengan gaya sambung dan interseksi yang kuat. Karena keindahan dan keluwesannya ini, gaya Tsuluts banyak digunakan sebagai ornamen arsitektur masjid, sampul buku, dan dekorasi interior.


Gaya Kaligfari Naskhi
3. Naskhi
Kaligrafi gaya Naskhi paling sering dipakai umat Islam, baik untuk menulis naskah keagamaan maupun tulisan sehari-hari. Gaya Naskhi termasuk gaya penulisan kaligrafi tertua. Sejak kaidah penulisannya dirumuskan secara sistematis oleh Ibnu Muqlah pada abad ke-10, gaya kaligrafi ini sangat populer digunakan untuk menulis mushaf Alquran sampai sekarang. Karakter hurufnya sederhana, nyaris tanpa hiasan tambahan, sehingga mudah ditulis dan dibaca.


Gaya Kaligfrafi Riq'ah
4. Riq'ah 
Kaligrafi gaya Riq'ah merupakan hasil pengembangan kaligrafi gaya Naskhi dan Tsuluts. Sebagaimana halnya dengan tulisan gaya Naskhi yang dipakai dalam tulisan sehari-hari. Riq'ah dikembangkan oleh kaligrafer Daulah Usmaniyah, lazim pula digunakan untuk tulisan tangan biasa atau untuk kepentingan praktis lainnya. Karakter hurufnya sangat sederhana, tanpa harakat, sehingga memungkinkan untuk ditulis cepat.



Gaya Kaligrafi Raihani
5. Ijazah (Raihani) 
Tulisan kaligrafi gaya Ijazah (Raihani) merupakan perpaduan antara gaya Tsuluts dan Naskhi, yang dikembangkan oleh para kaligrafer Daulah Usmani. Gaya ini lazim digunakan untuk penulisan ijazah dari seorang guru kaligrafi kepada muridnya. Karakter hurufnya seperti Tsuluts, tetapi lebih sederhana, sedikit hiasan tambahan, dan tidak lazim ditulis secara bertumpuk (murakkab).


Gaya Kaligrafi Diwani
6. Diwani 
Gaya kaligrafi Diwani dikembangkan oleh kaligrafer Ibrahim Munif. Kemudian, disempurnakan oleh Syaikh Hamdullah dan kaligrafer Daulah Usmani di Turki akhir abad ke-15 dan awal abad ke-16. Gaya ini digunakan untuk menulis kepala surat resmi kerajaan. Karakter gaya ini bulat dan tidak berharakat. Keindahan tulisannya bergantung pada permainan garisnya yang kadang-kadang pada huruf tertentu meninggi atau menurun, jauh melebihi patokan garis horizontalnya. Model kaligrafi Diwani banyak digunakan untuk ornamen arsitektur dan sampul buku.

Gaya Kaligrafi Diwani Jali
7. Diwani Jal
Kaligrafi gaya Diwani Jali merupakan pengembangan gaya Diwani. Gaya penulisan kaligrafi ini diperkenalkan oleh Hafiz Usman, seorang kaligrafer terkemuka Daulah Usmani di Turki. Anatomi huruf Diwani Jali pada dasarnya mirip Diwani, namun jauh lebih ornamental, padat, dan terkadang bertumpuk-tumpuk. Berbeda dengan Diwani yang tidak berharakat, Diwani Jali sebaliknya sangat melimpah. Harakat yang melimpah ini lebih ditujukan untuk keperluan dekoratif dan tidak seluruhnya berfungsi sebagai tanda baca. Karenanya, gaya ini sulit dibaca secara selintas. Biasanya, model ini digunakan untuk aplikasi yang tidak fungsional, seperti dekorasi interior masjid atau benda hias.

Gaya Kaligrafi Farisis
8. Farisi
Seperti tampak dari namanya, kaligrafi gaya Farisi dikembangkan oleh orang Persia dan menjadi huruf resmi bangsa ini sejak masa Dinasti Safawi sampai sekarang. Kaligrafi Farisi sangat mengutamakan unsur garis, ditulis tanpa harakat, dan kepiawaian penulisnya ditentukan oleh kelincahannya mempermainkan tebal-tipis huruf dalam 'takaran' yang tepat. Gaya ini banyak digunakan sebagai dekorasi eksterior masjid di Iran, yang biasanya dipadu dengan warna-warni arabes.

Gaya Kaligrafi Moalla
9. Moalla
Walaupun belum cukup terkenal, gaya kaligrafi Moalla merupakan gaya yang tidak standar, dan tidak masuk dalam buku panduan kaligrafi yang umum beredar. Meski tidak begitu terkenal, kaligrafi ini masih masuk dalam daftar jenis-jenis kaligrafi dalam wikipedia Arab, tergolong bagian kaligrafi jenis yang berkembang di Iran. Kaligrafi ini diperkenalkan oleh Hamid Ajami, seorang kaligrafer kelahiran Teheran.



Sumber: nikinisa.blogspot.com 
- Seni dan Gaya Penulisan Kaligrafi
"
"

Jenis-Jenis dan Ciri-Ciri Khot Arab

Pernah ngeliat kaligrafi Arab kan? Kaligrafi jenis apa saja yang pernah kalian lihat? Apa dan bagaimana ciri-cirinya? Ini ada secuil ciri-cirinya agar kalian paham dan tidak ngasaldalam membuat kaligrafi.

  • Naskhi
  1. Khot ini paling standar dari khot yang ada. Lihat huruf wawu, fa' dan qaf yang membulat dan ha' yang menutup jika disambung di akhir kalimat (seperti lafadz jalalah). Ini cirinya agar tidak tertukar dengan khot tsuluts.
  2. Pada khot naskh, di atas alif, lam dan tho, ada bentuknya seperti bulan sabit. Dan huruf ra serta wawu melingkar layaknya bulan sabit. Perhatikan gambar berikut!

  • Tsuluts
  1. Perbedaan dengan khot naskh adalah khot ini mengandung unsur yang lebih tajam. Sering dipakai dalam khot-khot yang ribet.
  2. Lihat gambar disamping. Itu adalah satu dari bermacam kaligrafi tsuluts yang ribet. Diatas alif, ra, tho, lam ada garis tajam mengarah ke tenggara.
  3. Untuk lebih jelasnya, perhatikan gambar berikut!
  • Diwani dan diwani Jali
  1. Khat ini terlihat membulat dan simple.
  2. Perhatikan lafadz jalalah yang unik membulat tersebut.
  3. Perhatikan gambar berikut (diwani Jali):
  • Farisi
  1. Ciri khasnya adalah tebal tipis dari khat ini terlihat sangat mencolok.
  •  Riq'ah
    1. Khot ini paling simpel dan terkesan kaku, sesuai namanya riq'ah (lembut).

    •  Raihan
    1. Saya ga mau kasih penjelasan, bedain sendiri sama khat tsuluts.
    - Jenis-Jenis dan Ciri-Ciri Khot Arab
    "