Sabtu, 16 Juli 2011

"

walau hanya semangat kecil

sebentar lagi perlombaan dimulai.
orang – orang sudah mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik dan benar, memang tidak sempurna, tapi sudah nyaris sempurna.
tapi, kenapa saya belum melakukan apa – apa? padahal sudah jelas sekali perlombaan tersebut akan di mulai.
entah mengapa, saya hanya menjalani hidup ini apa adanya. harusnya “A” saya jalani “A”, harusnya “B” saya jalani “B”, dan seterusnya. padahal sudah jelas tertera dalam panduan hidup bahwa kita bebas memilih jalan kita. dan bahkan sudah ada aturannya. akan tetapi, mengapa saya jadi seperti ini? apa ada yang salah pada diri saya? ataukah, ada yang berbeda dengan pola pikir saya?
sekarang ini saya bagaikan batu yang dilemparkan ke dalam lautan yang sangat luas, berjalan lurus tanpa terpengaruhi oleh arus air laut yang deras padahal di sekeliling saya banyak hal yang sangat menarik untuk di jalani.
memang ada pemikiran dalam diri saya untuk mengubah itu semua, tapi tidak sebanding dengan perasaan yang membuat saya tetap menjalani keadaan itu.
tapi, sekarang keadaannya berubah karena sesuatu hal yang dipandang sebelah mata, yaitu semangat.
saya harus dan pasti bisa merubah persepsi itu, jika saya bisa mengubah pemikiran yang minim tadi menjadi pemikiran yang maksimal.
saya ingin hidup saya seperti daun yang terbawa oleh angin kencang, di mana saya bisa melihat cakrawala dunia yang ada di alam semesta ini. dan saya juga ingin hidup saya seperti semut yang selalu bergotong royong, membantu sesama, dan yang paling penting adalah dapat membawa dan melepaskan beban seberat apa pun.
sekarang hanya ada satu pemikiran dalam otak saya, yaitu :
“JIKA DALAM DIRIMU MASIH ADA SEMANGAT UNTUK BERUBAH, MAKA BERUBAHLAH. KARENA SEMANGAT KECIL ITU ADALAH SUATU PERCIKAN API YANG BISA MEMBAKAR SEMUA YANG AKAN MENGHALANGMU DI KEMUDIAN HARI.”
- walau hanya semangat kecil
"
"

BERAU_Arti Lambang Kabupaten Berau



Warna Lambang

  • Warna kuning adalah bintang, bunga padi, pita tepi lambang.
  • Warna hijau adalah dasar lambang.
  • Warna hitam adalah penyu, mandau, sumpitan burung dan tulisan
  • Warna putih adalah Kabupaten

BATIWAKKAL. Arti Lambang
  1. Perisai berarti senjata dan pelindung dalam perjuangan menegakkan keadilan dan kemakmuran.
  2. Rotan yang berjalin dan melingkar bundar (kayu bundar 17 buah) pada tepi lambang melukiskan, Persatuan dan kesatuan sesuai dengan jiwa proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945.
  3. Rotan dan kayu adalah hasil daerah yang utama dieksport keluar daerah/negeri.
  4. Bintang lima melukiskan lambang negara Pancasila adalah dasar falsafah hidup masyarakatnya sebagaibagian dari pada negara kesatuan Republik Indonesia.
  5. Kota KABUPATEN BERAU yang terdapat pada pita putih adalah Daerah Otonom Kabupaten Berau.
  6. Burung melukiskan hasil sarang burung (sarang burung putih dan sarang burung hitam) yang jugamerupakan salah satu hasil daerah disamping rotan, kayu gaharu dan lain-lain.
  7. Bunga Padi berarti daerah Berau adalah agraris dimana sebagian besar masyarakatnya pekerjaannyabercocok tanam.
  8. Sumpitan dan Mandau berarti melambangkan keberanian dalam menegakkan keadilan dankemakmuran serta keuletan dalam perjuangan.
  9. Penyu adalah melukiskan hasil perikanan yang merupakan hasildaerah terbesar disamping hasil daerahlainnya.
  10. Pada Pita Kuning terdapat tulisan BATIWAKKAL adalah bahasa daerah asli yang memberikanpengertian bahwa usaha masyarakatnya tidak henti-hentinya melaksanakan tugas kewajibannya,lengkap, cukup baik dan sempurna dengan jalan diridhai oleh Tuhan Yang Maha Kuasa.
  11. Warna Hijau berarti subur kekayaan hutan dan alam Berau.
  12. Warna Kuning berarti kemuliaan, keagungan dan kebijaksanaan.
  13. Warna Hitam adalah ketahanan jiwa.
  14. Warna Putih berarti kesucian dan keramah tamahan masyarakat Berau.
  15. Tampuk kayu bundar pada tepi lambang tiap-tiap tangkai bunga padi masing-masing berjumlah 17berarti tanggal diproklamasikannya kemerdekaan Negara Republik Indonesia (tanggal 17).
  16. Sisik Penyu berjumlah 8 berarti bulan diproklamasikannya Negara Republik Indonesia (bulanAgustus).
  17. Buku-buku Rotan yang terjalin pada tepi lambang berjumlah 45 berarti diproklamsikannya NegaraRepublik Indonesia (tahun 1945).

Ditetapkan dengan Perda No. 16/DPRDGR/1967.


SUMBER_http://www.beraukab.go.id/content/detail/lambang/94
- BERAU_Arti Lambang Kabupaten Berau
"
"

BERAU_Pasokan ke 3 Daerah Lebih Terjamin

TANJUNG REDEB - Depo BBM  di Kampung Samburakat, Kecamatan Gunung Tabur, menjadi tumpuan harapan konsumen BBM di tiga kabupaten. Yakni Berau, Bulungan dan Malinau.  Beroperasinya fasilitas milik  bersama Pertamina dan swasta tersebut, diharapkan juga bisa menjadi jawaban terhadap kelangkaan atau minimnya pasokan BBM selama ini.
Menurut Rasyid, dari manajemen PT Cakra Buanamas Utama yang digandeng Pertamina membangun depo tersebut,  pengisian BBM jenis premium  dan solar sudah dilakukan beberapa hari lalu. Kegiatan terakhir yang dilaksanakan dalam kawasan depo tersebut, adalah melakukan kalibrasi terhadap semua alat ukur dan timbangan yang digunakan.
”Proses kalibrasi sudah selesai,  tinggal membuat berita acara kepada semua pihak yang berkaitan dengan kegiatan tersebut, terutama kepada Pertamina,”kata Rasyid.
Setelah proses tersebut selesai, kini depo tersebut akan memasuki babak baru yang sudah lama ditunggu masyarakat dan pemkab Berau, yakni operasionalnya.  Untuk launching tersebut, depo akan mengundang beberapa pihak untuk melihat proses itu. ”Kemungkinan dalam pekan ini atau tepatnya hari Selasa (12/7), kita sudah launching,”tambahnya.
Berarti sejak hari tersebut proses penjualan BBM ke SPBU sudah bisa dilakukan.  Ini akan ditandai dengan masuknya armada pengangkut khusus BBM subsidi maupun nonsubsidi, yang akan mengangkut BBM dari depo ke berbagai SPBU. Armada angkutan BBM tersebut, disiapkan oleh beberapa SPBU dengan angkutan khusus sesuai standar Pertmina.
Depo Samburakat secara kontinu akan melayani pasokan BBM ke seluruh SPBU di Tanjung Redeb, maupun APMS di  kecamatan.  Begitupun pasokan BBM nonsubsidi kepada perusahaan yang memerlukan BBM. Kalau selama ini kelangkaan BBM yang menyebabkan antrean juga akibat faktor waktu, maka beroperasinya depo bisa memutus mata rantai. Sehingga tak ada lagi antrean di setiap SPBU.  Yang jelas, konsumen BBM tak lagi membeli dengan harga yang tinggi.
Bupati Makmur mengaku lega karena depo yang dibangun sejak dua tahun lalu itu bisa memulai tugas pentingnya.  Depo yang membawa jatah BBM langsung dari Balikpapan, akan mengemban tugas  memenuhi pasokan BBM di Berau, Bulungan dan Malinau. ”Saya berharap ini menjadi jawaan tepat, dalam menghadapi persoalan BBM di daerah ini,” kata Makmur. (hms2/ss)



SUMBER_http://www.beraukab.go.id/content/detail/pasokan_ke_3_daerah_lebih_terjamin/165
- BERAU_Pasokan ke 3 Daerah Lebih Terjamin
"

Jumat, 15 Juli 2011

"

HATI

Setiap manusia yang hidup di dunia telah dianugerahi Allah swt dengan kekuatan luar biasa yang sudah tersimpan di dalam diri mereka. Kekuatan ini dapat menjadi pembimbing bukan hanya dalam meraih kesuksesan dunia tetapi juga dalam kesuksesan kehidupan akhiratnya. Inilahkekuatan keteguhan hati.


Sayangnya tidak sedikit kita jumpai orang-orang yang kurang menyadari, mengabaikan atau tidak mau peduli dengan kekuatan keteguhan hati ini. Dengan mudah mereka terjebak dalam model-model kehidupan yang melupakan hati nurani dan mengabaikan nilai-nilai spiritualitas kebenaran. Akibatnya banyak berkembang tindak penyelewengan, penyalahgunaan kekuasaan, korupsi, kejahatan, penipuan, Illegal Loging dan lain sebagainya. Inilah sesungguhnya pribadi-pribadi yang membiarkan keteguhan hatinya terkikis oleh pengaruh negatif dari eksternal maupun internalnya.

Sahabat, sebagai orang yang beriman, kita meyakini bahwa kekuatan manusia itu bukan hanya dalam akal pikirannya, bukan hanya dalam ucapannya, bukan hanya dalam kekuatan fisiknya, tetapi yang lebih utama adalah kekuatan keteguhan hatinya. Keteguhan hati adalah hal yang mutlak diperlukan oleh manusia dalam hidup ini, baik dalam kehidupan spiritualitas maupun dalam keseluruhan aspek kehidupan manusia.

Apa yang dimaksudkan dengan keteguhan hati ini ?

Sederhananya adalah seseorang yang dapat “istiqamah” atau konsisten atas petunjuk yang bersumber dari suara hati nurani dalam setiap langkah kehidupan. Dengan kata lain, dapat selalu “inline” atau beredar dalam garis edar orbit kehidupan yang berpusat pada hati nurani. Keteguhan hati dapat berarti teguh dalam keyakinan keimanan kepada Allah SWT, tetap komitmen terhadap ajaran-ajaran-Nya, teguh dalam memegang prinsip-prinsip kebenaran dan kuat dalam memperjuangkan keyakinan yang bersumber dari hati nuraninya.

Mengapa Keteguhan Hati Itu Penting ?


Keteguhan hati sangat penting karena menjadi syarat dalam menggapai keberhasilan seseorang baik dalam karier, hidup dan Bisnis. Bahkan keteguhan hati dapat mengantarkan seseorang meraih kebijaksanaan dan kemuliaan dalam kehidupan. Seseorang yang memiliki keteguhan hati akan memiliki keteguhan Iman, karena hati adalah tempat bersemayamnya Iman. Dengannya kita dapat berkomunikasi dengan Sang Khaliq. Dengan demikian keteguhan hati dapat mengantarkan manusia meraih kemuliaan dalam kehidupan akhiratnya juga.

Keteguhan hati menjadi cermin kepribadian seseorang, karena menunjukkan keyakinan kebenaran yang ditempuhnya. Keteguhan hati merupakan pendorong motivasi, sehingga memudahkan mencapai tujuannya. Keteguhan hati dapat melahirkan keteguhan iman dan ketakwaan. Mampu mendengarkan bisikan hati dalam kebenaran dan kebaikan, tidak mudah tergoda dengan tawaran dan jebakan hawa nafsu dan ego pribadi, tidak mudah dibelokkan oleh tujuan yang tidak sesuai dengan keyakinan hatinya. Ketika terlanjur melakukan kesalahan, akan segera kembali pada kebenaran ketika diingatkan oleh suara hati nurainya terdalam. Inilah pentingnya mempertahankan keteguhan hati.

Siapapun yang ingin meriah kesuksesan dan kemuliaan dalam segala bidang kehidupan, tidak boleh lepas dari keteguhan hati. Seseorang yang ingin mencapai tujuan keberhasilan dalam karier, hidup dan bisnis, tidak boleh lepas dari keteguhan hati. Seseorang yang ingin mengibarkan panji-panji kemuliaan dan keagungan dalam kehidupan, tidak boleh lepas dari keteguhan hati. Tanpa keteguhan hati, kita tidak akan dapat mencapai keberhasilan, tanpa keteguhan hati impian tinggalah hanya impian belaka.

Sejarah sudah mencatat banyak tokoh kehidupan, pelopor kehidupan, para pemimpin kebajikan dan orang-orang yang meraih Sukses luar biasa seperti Imam Al-Gazali, Mahadma Gandhi, Bunda Theresa adalah orang-orang yang memiliki keteguhan hati dalam memperjuangkan keyakinannya. Dengan keteguhan hatinya, mereka akhirnya menuai keberhasilan luar biasa.

Namun dalam kehidupan modern dewasa ini, ada banyak pengaruh godaan internal maupun eksternal dalam kehidupan yang dapat meruntuhkan keteguhan hati seseorang. Apa saja faktor-faktor yang dapat meruntuhkan keteguhan hati seseorang ? Beberapa diantaranya adalah:

1. Terlalu Cinta Dunia, Lupa Akhiratnya. Mereka yang terlalu cinta dunia dan melupakan akhiratnya, akan mudah dijangkiti dengan berbagai penyakit hati. Mereka mudah terjebak dalam penyakit hati seperti ambisi berlebihan terhadap kekuasaan dan harta kekayaan sehingga sehingga menghalalkan segala cara, memperturutkan hawa nafsyu duniawinya yang berlebihan dan lain sebagainya. Penyakit hati inilah yang akhirnya menggerogoti keteguhan hati seseorang.

2. Membiarkan Kesalahan-Kesalahan Kecil. Melakukan kesalahan-kesalahan kecil dalam tingkah laku, mapun tindakan janganlah dianggap hal biasa. Kalau hal ini dibiarkan terus menerus dapat menjadi kebiasaan dan akhirnya dengan mudah tergoda melakukan kesalahan dan penyimpangan lebih besar lagi.

Awalnya mungkin hanya korupsi ratusan ribu rupiah, merasa hanya kecil dan tidak ada yang tahu akhirnya dibiarkan. Selanjutnya akan naik korupsinya menjadi jutaan rupiah, kalau dibiarkan lama-kelamaan korupsinya menjadi ratusan juta rupiah dan bahkan milyaran rupiah. Ketika kita melakukan kesalahan, sekecil apapun sebaiknya segera kembali pada kebenaran. Karena sesungguhnya suara hati nurani terdalam telah mengingatkan kita untuk kembali pada kebenaran.

3. Pengaruh Eksternal. Misalnya, pengaruh negatif dari sarana informasi, tontotan, tuntutan kehidupan modern yang sangat konsumstif dan lain sebagainya. Kalau hal ini tidak disaring dan disikapi dengan baik, akhirnya dapat meruntuhkan keteguhan hati kita.

Bukan hanya mengandalkan kekuatan otak dan pikiran semata, tetapi berusaha mengandalkan kekuatan keteguhan hati. Jadikanlah suara hati nurani Anda sebagai pembimbing dalam setiap langkah kehidupan, agar rahmat dan berkah dari Allah senantiasa mengalir dan memberikan yang terindah untuk hati, perasaan dan seluruh diri kita. SEMOGA BERMANFAAT.

http://firdalovely.multiply.com/journa/item/38
- HATI
"
"

” Besi Batangan Digosok Menjadi Jarum “

Pada zaman dahulu di daratan Tiongkok ada sastrawan besar yang berkisah tentang pengalaman dirinya di masa kecil. Pengalaman itu mampu mengubah mindset atau pola pikirnya. Inilah kisah sang sastrawan tersebut.
Di sebuah desa terpencil ada seoorang bocah kecil dengan kenakalan dan kebandelannya yang sering tidak mengikuti pelajaran membaca dan menulis yang seharusnya dia ikuti. Dia lebih suka bermain  atau berkelana menyusuri jalanan desa dan tepian sungai. 
Suatu hari bocah kecil ini melihat seorang nenek di tepi sungai sedang mengerjakan sesuatu di sebuah batu secara berulang-ulang. Beberapa hari kemudian bocah kecil tadi masih melihat sang nenek tua secara terus-melakukan kegiatan yang sama. Kejadian itu menimbulkan rasa ingin tahu si bocah kecil. Maka, suatu hari ia memberanikan diri mendekati si nenek dan kemudian terjadilah dialog sebagai berikut : 
“Nek, beberapa hari ini saya lihat nenek melakukan hal yang sama terus-menerus. Sebenarnya nenek sedang melakukan apa, sih?” 
Nenek pun menjawab, “Nenek sedang menggosokan besi batangan ini nak” 
Si bocah kecil semakin penasaran. “Untuk apa nenek mengosok besi batangan itu?” 
“Nenek mengosok besi batangan ini untuk dijadikan sebuah jarum!” 
Bocah kecil ini tampak tidak percaya. “Wah … mana mungkin, Nek. Besi batangan bisa dogosok menjadi jarum?” 
Nenek pun menghentikan kegiatannya dan menatap ke arah muka si bocah kecil, dan menjawab dengan tegas : 
“Selama kita memiliki keteguahan hati, keyakinan, keuletan, kemauan dan kesabaran, besi batangan ini bila digosok terus-menerus, maka suatu hari nanti besi batangan ini pasti menjadi sebatang jarum” 
Si bocah kecil pun tehenyak mendengar jawaban si nenek. Dan, peristiwa itu telah mengubah sikap mentalnya dan menjadikan dirinya seorang  yang rajin, disiplin, dan ulet. Setelah dewasa bocah tadi menjadi seorang sastrawan yang terkenal dan kata-kata mutiara tadi menjadi sangat popular. 
“Selama memiliki keteguhan hati, besi batangan pun bisa digosok menjadi jarum” 
Pesan moral dari kisah di atas mengandung makna yang sangat mendalam, yaitu arti pentingnya kekuatan keteguhan hati. 
Bagi orang yang sedang mengembangkan diri untuk mewujudkan cita-citanya sangat membutuhkan kekuatan keteguhan hati, terutama saat kita menghadapi rintangan, problem, dan kegagalan. Apabila tanpa kekuatan keteguhan hati, semangat akan mudah goyah, mudah dihinggapi perasaan pesimis, takut dan menyerah di tengah jalan. 
Dengan keteguhan hati pula seseorang akan memiliki semangat yang seolah tak pernah padam, meskipun harus jatuh bangun dalam upayanya menggapai impian. 
Ada sebuah pepatah pepatah dalam bahasa inggris, “The Real Successful Person are Ordinary with Extraordinary Determination”, artinya orang sukses adalah orang biasa, yang memiliki keteguhan hati yang luar biasa. 
Dalam keteguhan hati terdapat keyakinan, kesabaran, keuletan, konsistensi dan semangat yang tiada henti sampai tercapainya apa yang diinginkan. 
Sudahkah kita memiliki keteguahan hati? Milikilah keteguhan hati dalam perjuangan kehidupan kita, dan yakinlah usaha dan perjuangan kita akan menghasilkan kesuksesan dan kehidupan yang lebih bernilai. 
Semoga kisah ini dapat menginspirasi bagi kita semua. 
Sumber : Andre Wongso dalam 15 Widom & Success


- ” Besi Batangan Digosok Menjadi Jarum “
"
"

Kekuatan Dari Keteguhan Hati

(motivation)
  • Matahari tidak dapat bersembunyi di belakang awan terus-menerus.
  • Cepat atau lambat ia akan muncul kembali.
  • Jika ada sesuatu yang membuat orang sukses setelah mengalami kegagalan – itu adalah KETEGUHAN HATI, kemampuan merangsek semua hambatan dan rintangan.
  • Cepat atau lambat dinding akan runtuh.
  • Kekuatan ini dapat dengan mudah digambarkan oleh tetesan air kecil yang mengucur di atas sebongkah batu besar.
  • Tetes demi tetes air itu terus menerus menekan.
  • Akhirnya, bertahun-tahun kemudian, Anda akan melihat sebuah lubang di batu itu.
  • Air begitu lemahnya namun dengan keteguhan hati mampu melubangi batu yang begitu keras dan begitu kuat.
** Referensi bacaan: Dare to Fail A to Z – Billi P.S. Lim
RENUNGAN:
  • Banyak orang-orang yang gagal adalah orang yang tidak menyadari betapa dekat mereka dengan kesuksesan saat mereka menyerah.
    – Thomas Edison –
  • Teruslah berjuang, jangan pernah putus asa, namun jika toh Anda merasa putus asa maka tetaplah berjuang di dalam keputusasaan Anda
  • Pembelajaran berkesinambungan adalah persyaratan minimum untuk sukses dalam bidang apa pun.
    - Denis Waitley -
  • Perjalanan seribu mil selalu diawali dengan satu langkah, Mulailah LANGKAH PERTAMA Anda dan JAGA KONSISTENSI Anda !!!
  • Ingatlah selalu perinsip 3M
    - Mulailah dari Diri Sendiri
    - Mulailah dari Hal Terkecil
    - Mulailah dari Saat Ini Juga!
GUNDOLO SOSRO
- Kekuatan Dari Keteguhan Hati
"
"

Keteguhan Hati: Kunci Sukses Mulia

Kekuatan manusia itu bukan hanya dalam akal pikirannya, bukan hanya dalam ucapannya, bukan hanya dalam kekuatan fisiknya, tetapi yang lebih utama adalah kekuatan keteguhan hatinya. Keteguhan hati adalah hal yang mutlak diperlukan oleh manusia dalam hidup ini, baik dalam kehidupan spiritualitas maupun dalam keseluruhan aspek kehidupan manusia.

Sayangnya, banyak diantara kita yang kurang menyadari atau mengabaikan pentingnya kekuatan keteguhan hati. Akibatnya, kita mudah terjebak dalam model-model kehidupan yang melupakan hati nurani. Mudah mengabaikan nilai-nilai spiritualitas kebenaran, demi meraih tujuan kesuksesan. Yang terjadi kemudian adalah berkembangnya penyakit masyarakat seperti, tindak penyelewengan, penyalahgunaan kekuasaan, korupsi, kejahatan, penipuan, Illegal Loging, dll. Inilah sesungguhnya pribadi-pribadi yang membiarkan keteguhan hatinya terkikis oleh pengaruh eksternal maupun internal dalam kehidupan.

Apa yang dimaksudkan dengan keteguhan hati ? 

Yang saya maksudkan keteguhan hati adalah kekuatan "istiqamah" atau konsisten atas petunjuk kebenaran yang bersumber dari suara hati nurani dalam setiap langkah kehidupan. Dengan kata lain, dapat selalu "inline" atau beredar dalam garis edar orbit kehidupan yang berpusat pada hati nurani. Keteguhan hati dapat berarti teguh dalam keyakinan keimanan kepada Allah SWT, tetap komitmen terhadap ajaran-ajaran-Nya, teguh dalam memegang prinsip-prinsip kebenaran dan kuat dalam memperjuangkan keyakinan yang bersumber dari hati nuraninya.

Mengapa Keteguhan Hati Itu Penting ?

Keteguhan hati sangat penting karena menjadi syarat dalam menggapai keberhasilan seseorang baik dalam karier, hidup dan Bisnis. Bahkan keteguhan hati dapat mengantarkan seseorang meraih kebijaksanaan dan kemuliaan dalam kehidupan. Seseorang yang memiliki keteguhan hati akan memiliki keteguhan Iman, karena hati adalah tempat bersemayamnya Iman. Dengannya kita dapat berkomunikasi dan mendekatkan diri dengan Sang Khaliq. Keteguhan hati dapat mengantarkan manusia meraih kemuliaan dalam kehidupan dunia dan akhiratnya juga.

Keteguhan hati menjadi cermin kepribadian seseorang, karena menunjukkan keyakinan kebenaran yang ditempuhnya. Keteguhan hati merupakan pendorong motivasi, sehingga memudahkan mencapai tujuannya. Keteguhan hati dapat melahirkan keteguhan iman dan ketakwaan. Mampu mendengarkan bisikan hati dalam kebenaran dan kebaikan, tidak mudah tergoda dengan tawaran dan jebakan hawa nafsu dan ego pribadi, tidak mudah dibelokkan oleh tujuan yang tidak sesuai dengan keyakinan hatinya. Ketika terlanjur melakukan kesalahan, akan segera kembali pada kebenaran ketika diingatkan oleh suara hati nurainya terdalam. Inilah pentingnya mempertahankan keteguhan hati.

Siapapun yang ingin meriah kesuksesan dan kemuliaan dalam segala bidang kehidupan, tidak boleh lepas dari keteguhan hati. Seseorang yang ingin mencapai tujuan keberhasilan dalam karier, hidup dan bisnis, tidak boleh lepas dari keteguhan hati. Seseorang yang ingin mengibarkan panji-panji kemuliaan dan keagungan dalam kehidupan, tidak boleh lepas dari keteguhan hati. Tanpa keteguhan hati, kita tidak akan dapat mencapai keberhasilan yang bermakna tinggi.

Apa saja yang dapat meruntuhkan keteguhan hati ? 

Kehidupan modern dewasa ini dengan berbagai pernik-perniknya dapat menjadi godaan yang meruntuhkan keteguhan hati. Berbagai pengaruh internal dan eksternal dalam kehidupan ini dapat mengikis keteguhan hati seseorang. Diantaranya adalah:

1. Memperturutkan Ego dan Nafsyu. 
Ego dan nafsu cenderung membawa manusia pada sisi materialsme. Memperturutkan ego dan nafsu akan membawa manusia terlalu cinta dunia dan melupakan akhiratnya. Akibatnya kita mudah dijangkiti dengan berbagai penyakit hati. Mudah terjebak dalam penyakit hati seperti ambisi berlebihan terhadap kekuasaan dan harta kekayaan hingga menghalalkan segala cara, mengejar karier atau menjalankan Bisnis dengan mengabaikan nilai-nilai kebenaran, memperturutkan hawa nafsyu duniawinya yang berlebihan lainnya. Penyakit hati inilah yang akhirnya menggerogoti keteguhan hati seseorang.

2. Membiarkan Kesalahan. 
Melakukan kesalahan-kesalahan meskipun kecil dalam tingkah laku, mapun tindakan janganlah dianggap hal biasa. Kalau hal ini dibiarkan terus menerus dapat menjadi kebiasaan dan akhirnya dengan mudah tergoda melakukan kesalahan dan penyimpangan lebih besar lagi. Mungkin awalnya hanya korupsi ratusan ribu rupiah misalnya, kalau kita biarkan, lain waktu akan berani korupsi jutaan rupiah. Kalau tetap dibiarkan lama-kelamaan korupsinya menjadi ratusan juta rupiah dan bahkan milyaran rupiah. Sebaiknya ketika kita melakukan kesalahan, sekecil apapun segera kembali pada kebenaran. Karena sesungguhnya suara hati nurani terdalam telah mengingatkan kita untuk kembali pada kebenaran.

3. Lingkungan Kehidupan. 
Berbagai pengaruh lingkungan dari luar, misalnya pengaruh negatif dari sarana informasi, tontotan,  gaya hidup, tuntutan kehidupan modern yang sangat konsumstif dan lain sebagainya dapat melemahkan keteguhan hati. Kalau hal ini tidak disaring dan disikapi dengan baik, akhirnya dapat meruntuhkan keteguhan hati kita. Hindarilah berbagai pengaruh eksternal negatif yang dapat mengikis keteguhan hati.

Bagaimana agar dapat mempertahankan keteguhan hati kita ?
Mempertahankan keteguhan hati tentu saja diperlukan kemampuan seseorang untuk menjaga kejernihan hatinya. Dengan kejernihan hati, suara hati nurani akan muncul kepermukaan dan menjadi pembimbing dalam setiap langkah kehidupan. Dalam buku "Heart Revolution, Revolusi Hati Nurani Menuju Kehidupan Penuh Potensi", karya Eko Jalu Santoso yang diterbitkan Elex Media Komputindo, setidaknya ada tujuh langkah dalam usaha menjaga kejernihan hati. Diantaranya adalah, menetapkan nilai hidup sesuai suara hati, menjauhi prasangka negatif, menempatkan sudut pandang dari hati, menghindari pengaruh lingkungan negative, membebaskan pikiran dari pengalaman negative, melepaskan energi positif kebaikan dan memusatkan hati kepada Allah. Lebih lengkapnya Anda dapat membacanya dalam buku ini.

Menurut Ary Ginanjar Agustian dari ESQ Leadership Center yang memberikan komentarnya dalam buku ini mengatakan, "" Revolusi Hati adalah Revolusi Kehidupan.  Buku "Heart Revolution" karya Eko Jalu Santoso ini mampu mengasah kecerdasan emosi dan spiritual  kita yang sangat bermanfaat bagi bekal menjalani kehidupan." Siapapun yang menginginkan kehidupan yang penuh potensi ditengah-tengah kehidupan modern yang syarat dengan tantangan dan jebakan, perlu membaca buku ini. Siapapun yang ingin menjaga kekuatan keteguhan hati dan menginginkan kemuliaan dalam hidupnya, perlu membaca buku ini. Siapapun yang ingin melakukan perubahan hidup serta memberikan perubahan bermakna bagi lingkungannya, perlu meresapi buku ini.

Sahabat yang mulia, saatnya untuk kembali pada hati nurani. Bukan hanya mengandalkan kekuatan otak dan pikiran semata, tetapi berusaha mengandalkan kekuatan keteguhan hati. Jadikanlah suara hati nurani Anda sebagai pembimbing dalam setiap langkah kehidupan, agar rahmat dan berkah dari Allah senantiasa mengalir dan memberikan yang terindah untuk hati, perasaan dan seluruh diri kita. SEMOGA BERMANFAAT.


Eko Jalu Santoso, Founder Motivasi Indonesia Dan Penulis Buku
- Keteguhan Hati: Kunci Sukses Mulia
"

Kamis, 14 Juli 2011

"

479 MARGA BATAK

"Salah satu versi ada yang menyebutkan 479 marga Batak.
Dikutip dari buku: Ruhut-ruhut ni Adat Batak 
Karya besar : Alm. H.B. situmorang BPK Gunung Mulia, Jakarta - 1983

A.
1. AMBARITA
2. AMPAPAGA (SIAMPAPAGA)
3. AMPUN (NAHAMPUNGAN)
4. ANGKAT
5. ANGKAT SINGKAPAL
6. ARITONANG
7. ARUAN

B.
8. BABIAT
9. BAHO (NAIBAHO)
10. BAKO
11. BANJARNAHOR (NAINGGOLAN)
12. BANJARNAHOR (MARBUN)
13. BANCIN
14. BAKKARA
15. BARINGBING (TAMPUBOLON)
16. BARUARA (TAMBUNAN)
17. BARUTU (SITUMORANG)
18. BARUTU (SINAGA)
19. BATUARA (NAINGGOLAN)
20. BATUBARA
21. BERASA
22. BARAMPU
23. BARINGIN
24. BINJORI
25. BINTANG
26. BOANGMANALU
27. BOLIALA
28. BONDAR
29. BORBOR
30. BUATON
31. BUNUREA (BANUAREA)
32. BUNJORI
33. BUTARBUTAR
D.
34. DABUTAR (SIDABUTAR ?)
35. DAIRI (SIMANULLANG)
36. DAIRI (SINAMBELA)
37. DALIMUNTA (MUNTE ?)
38. DAPARI
39. DAULAE
40. DEBATARAJA (SIMAMORA)
41. DEBATARAJA (RAMBE)
42. DOLOKSARIBU
43. DONGORAN
44. DOSI (PARDOSI)

G.
45. GAJAA
46. GAJADIRI
47. GAJAMANIK
48. GIRSANG
49. GORAT
50. GULTOM
51. GURNING
52. GUSAR

H.
53. HABEAHAN
54. HARAHAP
55. HARIANJA
56. HARO
57. HAROHARO
58. HASIBUAN
59. HASUGIAN
60. HUTABALIAN
61. HUTABARAT...................marga saya.......
62. HUTAJULU
63. HUTAGALUNG
64. HUTAGAOL (LONTUNG)
65. HUTAGAOL (SUMBA)
66. HUTAHAEAN
67. HUTAPEA
68. HUTASOIT
69. HUTASUHUT
70. HUTATORUAN
71. HUTAURUK

K.
72. KASOGIHAN
73. KUDADIRI

L.
74. LAMBE
75. LIMBONG
76. LINGGA
77. LONTUNG
78. LUBIS
79. LUBIS HATONOPAN
80. LUBIS SINGASORO
81. LUMBANBATU
82. LUMBANDOLOK
83. LUMBANGAOL (MARBUN)
84. LUMBANGAOL (TAMBUNAN)
85. LUMBAN NAHOR (SITUMORANG)
86. LUMBANPANDE (SITUMORANG)
87. LUMBANPANDE (PANDIANGAN)
88. LUMBANPEA (TAMBUNAN)
89. LUMBANRAJA
90. LUMBAN SIANTAR
91. LUMBANTOBING
92. LUMBANTORUAN (SIRINGORINGO)
93. LUMBANTORUAN (SIHOMBING)
94. LUMBANTUNGKUP

M.
95. MAHA
96. MAHABUNGA
97. MAHARAJA
98. MALAU
99. MALIAM
100. MANALU (TOGA SIMAMORA)
101. MANALU-RAMBE
102. MANALU (BOANG)
103. MANIK
104. MANIK URUK
105. MANURUNG
106. MARBUN
107. MARBUN SEHUN
108. MARDOSI
109. MARPAUNG
110. MARTUMPU
111. MATANIARI
112. MATONDANG
113. MEHA
114. MEKAMEKA
115. MISMIS
116. MUKUR
117. MUNGKUR
118. MUNTE (NAIMUNTE ?)

N.
119. NABABAN
120. NABUNGKE
121. NADAPDAP
122. NADEAK
123. NAHAMPUN
124. NAHULAE
125. NAIBAHO
126. NAIBORHU
127. NAIMUNTE
128. NAIPOSPOS
129. NAINGGOLAN
130. NAPITU
131. NAPITUPULU
132. NASUTION
133. NASUTION BOTOTAN
134. NASUTION LONCAT
135. NASUTION TANGGA AMBENG
136. NASUTION SIMANGGINTIR
137. NASUTION MANGGIS
138. NASUTION JORING

O.
139. OMPUSUNGGU
140. OMPU MANUNGKOLLANGIT

P.
141. PADANG (SITUMORANG0
142. PADANG (BATANGHARI0
143. PANGARAJI (TAMBUNAN)
144. PAKPAHAN
145. PAMAN
146. PANDEURUK
147. PANDIANGAN-LUMBANPANDE
148. PANDIANGAN SITANGGUBANG
149. PANDIANAGN SITURANGKE
150. PANJAITAN
151. PANE
152. PANGARIBUAN
153. PANGGABEAN
154. PANGKAR
155. PAPAGA
156. PARAPAT
157. PARDABUAN
158. PARDEDE
159. PARDOSI-DAIRI
160. PARDOSI (SIAGIAN)
161. PARHUSIP
162. PASARIBU
163. PASE
164. PASI
165. PINAYUNGAN
166. PINARIK
167. PINTUBATU
168. POHAN
169. PORTI
170. POSPOS
171. PULUNGAN
172. PURBA (TOGA SIMAMORA)
173. PURBA (RAMBE)
174. PUSUK
R.
175. RAJAGUKGUK
176. RAMBE-PURBA
177. RAMBE-MANALU
178. RAMBE-DEBATARAJA
179. RANGKUTI-DANO
180. RANGKUTI-PANE
181. REA
182. RIMOBUNGA
183. RITONGA
184. RUMAHOMBAR
185. RUMAHORBO
186. RUMAPEA
187. RUMASINGAP
188. RUMASONDI

S.
189. SAGALA
190. SAGALA-BANGUNREA
191. SAGALA-HUTABAGAS
192. SAGALA HUTAURAT
193. SAING
194. SAMBO
195. SAMOSIR
196. SAPA
197. SARAGI (SAMOSIR)
198. SARAGIH (SIMALUNGUN)
199. SARAAN (SERAAN)
200. SARUKSUK
201. SARUMPAET
202. SEUN (SEHUN)
203. SIADARI
204. SIAGIAN (SIREGAR)
205. SIAGIAN (TUAN DIBANGARNA)
206. SIAHAAN (NAINGGOLAN)
207. SIAHAAN (TUAN SOMANIMBIL)
208. SIAHAAN HINALANG
209. SIAHAAN BALIGE
210. SIAHAAN LUMBANGORAT
211. SIAHAAN TARABUNGA
212. SIAHAAN SIBUNTUON
213. SIALLAGAN
214. SIAMPAPAGA
215. SIANIPAR
216. SIANTURI
217. SIBANGEBENGE
218. SIBARANI
219. SIBARINGBING
220. SIBORO
221. SIBORUTOROP
222. SIBUEA
223. SIBURIAN
224. SIDABALOK
225. SIDABANG
226. SINABANG
227. SIDEBANG
228. SIDABARIBA
229. SINABARIBA
230. SIDABUNGKE
231. SIDABUTAR (SARAGI)
232. SIDABUTAR (SILAHISABUNGAN)
233. SIDAHAPINTU
234. SIDARI
235. SIDAURUK
236. SIJABAT
237. SIGALINGGING
238. SIGIRO
239. SIHALOHO
240. SIHITE
241. SIHOMBING
242. SIHOTANG
243. SIKETANG
244. SIJABAT
245. SILABAN
246. SILAE
247. SILAEN
248. SILALAHI
249. SILALI
250. SILEANG
251. SILITONGA
252. SILO
253. SIMAIBANG
254. SIMALANGO
255. SIMAMORA
256. SIMANDALAHI
257. SIMANJORANG
258. SIMANJUNTAK
259. SIMANGUNSONG
260. SIMANIHURUK
261. SIMANULLANG
262. SIMANUNGKALIT
263. SIMARANGKIR (SIMORANGKIR)
264. SIMAREMARE
265. SIMARGOLANG
266. SIMARMATA
267. SIMARSOIT
268. SIMATUPANG
269. SIMBIRING-MEHA
270. SEMBIRING-MELIALA
271. SIMBOLON
272. SINABANG
273. SINABARIBA
274. SINAGA
275. SIBAGARIANG
276. SINAMBELA-HUMBANG
277. SINAMBELA DAIRI
278. SINAMO
279. SINGKAPAL
280. SINURAT
281. SIPAHUTAR
282. SIPAYUNG
283. SIPANGKAR
284. SIPANGPANG
285. SIPARDABUAN
286. SIRAIT
287. SIRANDOS
288. SIREGAR
289. SIRINGKIRON
290. SIRINGORINGO
291. SIRUMAPEA
292. SIRUMASONDI
293. SITANGGANG
294. SITANGGUBANG
295. SITARIHORAN
296. SITINDAON
297. SITINJAK
298. SITIO
299. SITOGATOROP
300. SITOHANG URUK
301. SITOHANG TONGATONGA
302. SITOHANG TORUAN
303. SITOMPUL
304. SITORANG (SITUMORANG)
305. SITORBANDOLOK
306. SITORUS
307. SITUMEANG
308. SITUMORANG-LUMBANPANDE
309. SITUMORANG-LUMBAN NAHOR
310. SITUMORANG-SUHUTNIHUTA
311. SITUMORANG-SIRINGORINGO
312. SITUMORANG-SITOGANG URUK
313. SITUMORANG SITOHANG TONGATONGA
314. SITUMORANG SITOHANGTORUAN
315. SITUNGKIR
316. SITURANGKE
317. SOBU
318. SOLIA
319. SOLIN
320. SORGANIMUSU
321. SORMIN
322. SUHUTNIHUTA-SITUMORANG
323. SUHUTNIHUTA-SINAGA
324. SUHUTNIHUTA-PANDIANGAN
325. SUMBA
326. SUNGE
327. SUNGGU
T.
328. TAMBA
329. TAMBAK
330. TAMBUNAN BARUARA
331. TAMBUNAN LUMBANGAOL
332. TAMBUNAN LUMPANPEA
333. TAMBUNAN PAGARAJI
334. TAMBUNAN SUNGE
335. TAMPUBOLON
336. TAMPUBOLON BARIMBING
337. TAMPUBOLON SILAEN
338. TAKKAR
339. TANJUNG
340. TARIHORAN
341. TENDANG
342. TINAMBUNAN
343. TINENDUNG
344. TOGATOROP
345. TOMOK
346. TORBANDOLOK
347. TUMANGGOR
348. TURNIP
349. TURUTAN Tj ( C).
350. TJAPA (CAPA)
351. TJAMBO (CAMBO)
352. TJIBERO (CIBERO)

U.
353. UJUNG-RIMOBUNGA
354. UJUNG-SARIBU KAROKARO
355. KAROKARO BARUS
356. KAROKARO BUKIT
357. KAROKARO GURUSINGA
358. KAROKARO JUNG
359. KAROKARO KALOKO
360. KAROKARO KACARIBU
361. KAR0KARO KESOGIHAN
362. KAROKARO KETAREN
363. KAROKARO KODADIRI
364. KAROKARO PURBA
365. KAROKARO SINURAYA (dari sian raya)
366. KAROKARO SEKALI
367. KAROKARO SIKEMIT
368. KAROKARO SINABULAN
369. KAROKARO SINUAJI
370. KAROKARO SINUKABAN
371. KAROKARO SINULINGGA
372. KAROKARO SIMURA
373. KAROKARO SITEPU
374. KAROKARO SURBAKTI TARIGAN
375. TARIGAN BANDANG
376. TARIGAN GANAGANA
377. TARIGAN GERNENG
378. TARIGAN GIRSANG
379. TARIGAN JAMPANG
380. TARIGAN PURBA
381. TARIGAN SILANGIT
382. TARIGAN TAMBAK
383. TARIGAN TAMBUN
384. TARIGAN TAGUR
385. TARIGAN TUA
386. TARIGAN CIBERO PERANGINANGIN
387. PERANGINANGIN-BENJERANG
388. PERANGINANGIN BANGUN
389. PERANGINANGIN KABAK
390. PERANGINANGIN KACINABU
391. PERANGINANGIN KELIAT
392. PERANGINANGIN LAKSA
393. PERANGINANGIN MANO
394. PERANGINANGIN NAMOHAJI
395. PERANGINANGIN PANGGARUN
396. PERANGINANGIN PENCAWAN
397. PERANGINANGIN PARBESI
398. PERANGINANGIN PERASIH
399. PERANGINANGIN PINEM
400. PERANGINANGIN SINUBAYANG
401. PERANGINANGIN SINGARIMBUM
402. PERANGINANGIN SINURAT
403. PERANGINANGIN SUKATENDE
404. PERANGINANGIN ULUJANDI
405. PERANGINANGIN UWIR GINTING
406. GINTING BAHO
407. GINTING BERAS
408. GINTING GURUPATIH
409. GINTING JADIBATA
410. GINTING JAWAK
411. GINTING MANIK
412. GINTING MUNTE
413. GINTING PASE
414. GINTING SIGARAMATA
415. GINTING SARAGIH
416. GINTING SINUSINGAN
417. GINTING SUGIHEN
418. GINTING SINUSUKA
419. GINTING TUMANGGER
420. GINTING CAPA SEMBIRING
421. SEMBIRING-BRAHMANA
422. SEMBIRING BUNUHAJI
423. SEMBIRING BUSUK (PU)
424. SEMBIRING DEPARI
425. SEMBIRING GALUK
426. SEMBIRING GURU KINAYA
427. SEMBIRING KELING
428. SEMBIRING KALOKO
429. SEMBIRING KEMBAREN
430. SEMBIRING MELIALA
431. SEMBIRING MUHAM
432. SEMBIRING PANDEBAYANG
433. SEMBIRING PANDIA
434. SEMBIRING PELAWI
435. SEMBIRING SINULAKI
436. SEMBIRING SINUPAYUNG
437. SEMBIRING SINUKAPAR
438. SEMBIRING TAKANG
439. SEMBIRING SOLIA MARGA SILEBAN MASUK TU BATAK SINAGA
440. SINAGA NADIHAYANGHOTORAN
441. SINAGA NADIHAYANGBODAT
442. SINAGA SIDABARIBA
443. SINAGA SIDAGURGUR
444. SINAGA SIDAHAPINTU
445. SINAGA SIDAHASUHUT
446. SINAGA SIALLAGAN
447. SINAGA PORTI DAMANIK
448. DAMANIK-AMBARITA
449. DAMANIK BARIBA
450. DAMANIK GURNING
451. DAMANIK MALAU
452. DAMANIK TOMOK SARAGI
453. SARAGIH-DJAWAK
454. SARAGIH DAMUNTE
455. SARAGIH DASALAK
456. SARAGIH GARINGGING
457. SARAGIH SIMARMATA
458. SARAGIH SITANGGANG
459. SARAGIH SUMBAYAK
460. SARAGIH TURNIP PURBA
461. PURBA BAWANG
462. PURBA DAGAMBIR
463. PURBA DASUHA
464. PURBA GIRSANG
465. PURBA PAKPAK
466. PUBA SIIDADOLOK
467. PURBA TAMBAK HALAK SILEBAN NA MASUK TU MARGA NI BATAK
468. BARAT ( SIAN HUTABARAT)
469. BAUMI (MSRINGAN DI MANDAILING)
470. BULUARA ( MARINGANAN DI SINGKIL)
471. GOCI (MARINGANAN DI SINGKIL)
472. KUMBI (MARINGANAN DI SINGKIL)
473. MASOPANG (DASOPANG) SIAN HASIBUAN
474. MARDIA (MARINGAN DI MANDAILING)
475. MELAYU (Maringan di Singkel) SIAN MALAU
476. NASUTION (deba mangakui siahaan do nasida pomparan ni si Badoar [sangti]
477. PALIS ( MARINGAN DI SINGKILDOLOK)
478. RAMIN (MARINGAN DI SINGKIL)
479. RANGKUTI ( didok deba nasida, turunan ni Sultan Zulqarnain sian Asia tu Mandailing) -------
- 479 MARGA BATAK
"
"

Budaya Suku Batak

SEJARAH
Kerajaan Batak didirikan oleh seorang Raja dalam negeri Toba sila-silahi (silalahi) lua’ Baligi (Luat Balige), kampung Parsoluhan, suku Pohan. Raja yang bersangkutan adalah Raja Kesaktian yang bernama Alang Pardoksi (Pardosi). Masa kejayaan kerajaan Batak dipimpin oleh raja yang bernama. Sultan Maharaja Bongsu pada tahun 1054 Hijriyah berhasil memakmurkan negerinya dengan berbagai kebijakan politiknya.

DESKRIPSI LOKASI
Suku bangsa Batak dari Pulau Sumatra Utara. Daerah asal kediaman orang Batak dikenal dengan Daratan Tinggi Karo, Kangkat Hulu, Deli Hulu, Serdang Hulu, Simalungun, Toba, Mandailing dan Tapanuli Tengah. Daerah ini dilalui oleh rangkaian Bukit Barisan di daerah Sumatra Utara dan terdapat sebuah danau besar dengan nama Danau Toba yang menjadi orang Batak. Dilihat dari wilayah administrative, mereka mendiami wilayah beberapa Kabupaten atau bagaian dari wilayah Sumatra Utara. Yaitu Kabupaten Karo, Simalungun, Dairi, Tapanuli Utara, dan Asahan.

UNSUR BUDAYA

A. Bahasa
Dalam kehidupan dan pergaulan sehari-hari, orang Batak menggunakan beberapa logat, ialah: (1)Logat Karo yang dipakai oleh orang Karo; (2) Logat Pakpak yang dipakai oleh Pakpak; (3) Logat Simalungun yang dipakai oleh Simalungun; (4) Logat Toba yang dipakai oleh orang Toba, Angkola dan Mandailing.

B. Pengetahuan
Orang Batak juga mengenal sistem gotong-royong kuno dalam hal bercocok tanam. Dalam bahasa Karo aktivitas itu disebut Raron, sedangkan dalam bahasa Toba hal itu disebut Marsiurupan. Sekelompok orang tetangga atau kerabat dekat bersama-sama mengerjakan tanah dan masing-masing anggota secara bergiliran. Raron itu merupakan satu pranata yang keanggotaannya sangat sukarela dan lamanya berdiri tergantung kepada persetujuan pesertanya.

C. Teknologi
Masyarakat Batak telah mengenal dan mempergunakan alat-alat sederhana yang dipergunakan untuk bercocok tanam dalam kehidupannya. Seperti cangkul, bajak (tenggala dalam bahasa Karo), tongkat tunggal (engkol dalam bahasa Karo), sabit (sabi-sabi) atau ani-ani. Masyarakat Batak juga memiliki senjata tradisional yaitu, piso surit (sejenis belati), piso gajah dompak (sebilah keris yang panjang), hujur (sejenis tombak), podang (sejenis pedang panjang). Unsur teknologi lainnya yaitukain ulos yang merupakan kain tenunan yang mempunyai banyak fungsi dalam kehidupan adat Batak.

D. Organisasi Sosial
a. Perkawinan
Pada tradisi suku Batak seseorang hanya bisa menikah dengan orang Batak yang berbeda klan sehingga jika ada yang menikah dia harus mencari pasangan hidup dari marga lain selain marganya. Apabila yang menikah adalah seseorang yang bukan dari suku Batak maka dia harus diadopsi oleh salah satu marga Batak (berbeda klan). Acara tersebut dilanjutkan dengan prosesi perkawinan yang dilakukan di gereja karena mayoritas penduduk Batak beragama Kristen.
Untuk mahar perkawinan-saudara mempelai wanita yang sudah menikah.

b. Kekerabatan
Kelompok kekerabatan suku bangsa Batak berdiam di daerah pedesaan yang disebut Huta atau Kuta menurut istilah Karo. Biasanya satu Huta didiami oleh keluarga dari satu marga.Ada pula kelompok kerabat yang disebut marga taneh yaitu kelompok pariteral keturunan pendiri dari Kuta. Marga tersebut terikat oleh simbol-simbol tertentu misalnya nama marga. Klen kecil tadi merupakan kerabat patrilineal yang masih berdiam dalam satu kawasan. Sebaliknya klen besar yang anggotanya sdah banyak hidup tersebar sehingga tidak saling kenal tetapi mereka dapat mengenali anggotanya melalui nama marga yang selalu disertakan dibelakang nama kecilnya, Stratifikasi sosial orang Batak didasarkan pada empat prinsip yaitu : (a) perbedaan tigkat umur, (b) perbedaan pangkat dan jabatan, (c) perbedaan sifat keaslian dan (d) status kawin.

E. Mata Pencaharian
Pada umumnya masyarakat batak bercocok tanam padi di sawah dan ladang. Lahan didapat dari pembagian yang didasarkan marga. Setiap kelurga mandapat tanah tadi tetapi tidak boleh menjualnya. Selain tanah ulayat adapun tanah yang dimiliki perseorangan .
Perternakan juga salah satu mata pencaharian suku batak antara lain perternakan kerbau, sapi, babi, kambing, ayam, dan bebek. Penangkapan ikan dilakukan sebagian penduduk disekitar danau Toba.
Sektor kerajinan juga berkembang. Misalnya tenun, anyaman rotan, ukiran kayu, temmbikar, yang ada kaitanya dengan pariwisata.

F. Religi
Pada abad 19 agama islam masuk daerah penyebaranya meliputi batak selatan . Agama kristen masuk sekitar tahun 1863 dan penyebaranya meliputi batak utara. Walaupun d emikian banyak sekali masyarakat batak didaerah pedesaan yang masih mmpertahankan konsep asli religi pendduk batak. Orang batak mempunyai konsepsi bahwa alam semesta beserta isinya diciptakan oleh Debeta Mula Jadi Na Balon dan bertempat tinggal diatas langit dan mempunyai nama-nama sesuai dengan tugasnya dan kedudukanya . Debeta Mula Jadi Na Balon : bertempat tinggal dilangit dan merupakan maha pencipta; Siloan Na Balom: berkedudukan sebagai penguasa dunia mahluk halus. Dalam hubungannya dengan roh dan jiwa orang batak mengenal tiga konsep yaitu : Tondi: jiwa atau roh; Sahala : jiwa atau roh kekuatan yang dimiliki seseorang; Begu : Tondinya orang yang sudah mati. Orang batak juga percaya akan kekuatan sakti dari jimat yang disebut Tongkal.

G. Kesenian
Seni Tari yaitu Tari Tor-tor (bersifat magis); Tari serampang dua belas (bersifat hiburan). Alat Musik tradisional : Gong; Saga-saga. Hasil kerajinan tenun dari suku batak adalah kain ulos. Kain ini selalu ditampilkan dalam upacara perkawinan, mendirikan rumah, upacara kematian, penyerahan harta warisan, menyambut tamu yang dihormati dan upacara menari Tor-tor. Kain adat sesuai dengan sistem keyakinan yang diwariskan nenek moyang .

NILAI BUDAYA

1. Kekerabatan
Nilai kekerabatan masyarakat Batak utamanya terwujud dalam pelaksanaan adat Dalian Na Talu, dimana seseorang harus mencari jodoh diluar kelompoknya, orang-orang dalam satu kelompok saling menyebut Sabutuha (bersaudara), untuk kelompok yang menerima gadis untuk diperistri disebut Hula-hula. Kelompok yang memberikan gadis disebut Boru.
2. Hagabeon
Nilai budaya yang bermakna harapan panjang umur, beranak, bercucu banyak, dan yang baik-baik.
3. Hamoraan
Nilai kehormatan suku Batak yang terletak pada keseimbangan aspek spiritual dan meterial.
4. Uhum dan ugari
Nilai uhum orang Batak tercermin pada kesungguhan dalam menegakkan keadilan sedangkan ugari terlihat dalam kesetiaan akan sebuah janji.
5. Pengayoman
Pengayoman wajib diberikan terhadap lingkungan masyarakat, tugas tersebut di emban oleh tiga unsur Dalihan Na Tolu.
6. Marsisarian
Suatu nilai yang berarti saling mengerti, menghargai, dan saling membantu.

ASPEK PEMBANGUNAN
Aspek pembangunan dari suku Batak yaitu masuknya sistem sekolah dan timbulnya kesempatan untuk memperoleh prestise social. Terjadinya jaringan hubungan kekerabatan yang berdasarkan adat dapat berjalan dengan baik. Adat itu sendiri bagi orang Batak adalah suci. Melupakan adat dianggap sangat berbahaya.

Pengakuan hubungan darah dan perkawinan memperkuat tali hubungan dalam kehidupan sehari-hari. Saling tolong menolong antara kerabat dalam dunia dagang dan dalam lapangan ditengah kehidupan kota modern umum terlihat dikalangan orang Batak. Keketatan jaringan kekerabatan yang mengelilingi mereka itulah yang memberi mereka keuletan yang luar biasa dalam menjawab berbagai tantangan dalam abad ini.

DAFTAR PUSTAKA :


  • Hidayah, Zuliyani
  • 1997 Ensiklopedia Suku Bangsa di Indonesia. Jakarta: LP3ES Koentjaraningrat
  • 1971 Manusia dan kebudayaan di Indonesia. Jakarta: Djambatan Melalatoa, M. Junus
  • 1997 Ensiklopedi Suku Bangsa di Indonesia. Jakarta: Departemen Pendidikan dan kebudayaan
- Budaya Suku Batak
"